Memaknai Kata dan Sastra dalam Haul Gus Dur ke-16
Dalam sarasehan sastra yang digelar pada acara Haul Gus Dur ke-16, Slamet Hendro Kusumo hadir memberikan pemantik diskusi dengan perspektif sosiologi sastra yang menarik dan mendalam, di Aula Hasyim Asy'ari Kota Batu, Jumat, 9/1/2026. Ia mengajak peserta untuk merenungkan makna kata sebagai kekuatan yang memikat dan memiliki daya magis di ruang sosial. Menurut Slamet, kata bukan hanya sekadar rangkaian bunyi atau huruf, tetapi sebuah simbol sosial yang lahir dari proses berpikir. Ia mencontohkan konsep “Iqra” dalam Al-Qur’an yang berarti ‘bacalah’. Kata ini mengandung pesan penting tentang berfikir dan kesadaran. Dari kata “Iqra” kita diajak untuk memahami eksistensi Tuhan melalui pemikiran yang mendalam." Lebih jauh Slamet menyampaikan bahwa kata adalah pintu utama dalam menciptakan opini publik. "Dengan kata, seseorang dapat dipengaruhi, entah untuk kebaikan atau keburukan," ujarnya. Kata, menurut Slamet, juga merupakan alat kuasa pengetahuan yang lua...