Postingan

Di Antara Perang dan Damai: Refleksi Konflik Iran-Amerika”

Gambar
Karya: Eko Windarto  Di bawah langit yang memerah oleh kabut senja Masoud Pezeshkian berdiri, megah dan tegar, mengangkat tiga syarat—seperti mantra dan doa, hak yang dulu hilang, ganti rugi yang terlupakan, janji ketenangan yang harus diikat dalam perjanjian dunia. Sejak 28 Februari, dunia bagai bola api yang meledak-ledak. Seribu dua ratus nyawa hilang bagaikan butiran pasir Jeritan mereka menggema di lembah waktu Namun, di balik pidato kemenangan Donald Trump, terdengar dentuman peluru belum bernyanyi habis. Apa arti ‘kemenangan’ ketika darah masih mengalir? Apakah ia seperti bayangan yang menari di dinding, indah namun hampa, nyata tapi palsu? Perang ini bukan sekadar duel senjata  Ia adalah perang diam di ruang-ruang hati Perang jiwa yang retak oleh dendam dan luka Di antara kehancuran, suara-suara terpinggirkan menuntut Putri Bung Hatta dan istri Munir mendesak solidaritas Namun apakah kita hanya mampu menyimak? Ataukah kita berani membuka mata kita? Melihat ...

Implementasi Ambang Batas dalam Pilkada dan Pentingnya Menjaga Keterwakilan Politik serta Stabilitas Demokrasi

Gambar
Oleh: Eko Windarto  Dikutip dari hukumonline.com  RUU Pilkada memuat ketentuan ambang batas pencalonan kepala daerah sesuai putusan MK No.60/PUU-XXII/2024. Partai politik atau gabungan partai politik yang tidak memiliki kursi di DPRD Provinsi dapat mendaftarkan calon kepala daerah. Berdasarkan informasi di atas, putusan MK No.60/PUU-XXII/2014 yang disebutkan terkait ambang batas pencalonan kepala daerah dalam pemilihan gubernur, bupati, dan walikota, bukan dalam pemilihan presiden. Pemerintah dan DPR kemudian mengadopsi putusan MK tersebut dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Keempat atas UU No.1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu No.1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Dan Walikota Menjadi UU. Namun, dalam konteks demokrasi, penting untuk menempatkan aspek keterwakilan politik dan partisipasi publik sebagai prinsip dasar. Hal ini juga membutuhkan peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif warga negara dalam proses politik, serta per...

Paradoks Mitologi dan Kearifan Budaya Jawa dalam Arus Perubahan

Gambar
Pose Dr. Slamet Hendro Kusumo MM di depan salah satu lukisannya. Dalam pameran tunggal bertajuk Sastra Rupa Paradoks Mitologi, Dr. Slamet Hendro Kusumo MM membuka kembali pintu-pintu pemikiran yang meresapi denyut kehidupan budaya Jawa, Sabtu, 4/3/2026, di Raos Pondok Seni Batu. Bersama pitutur luhur yang mengalun dari tradisi nenek moyang, ia mengingatkan kita pada sebuah adagium bijak: “Aja kuminter mudak keblinger” — jangan merasa paling pandai agar tidak tersesat di jalan kehidupan. Rona perubahan yang terus bergulir dalam budaya tidak pernah berhenti membawa kontradiksi dan ketegangan. Di sana, kehancuran seolah berperang dengan penciptaan; asimilasi dan kontraksi menjadi irama yang mendorong lahirnya makna baru, melukis ulang wajah tradisi dari kontras antara nilai-nilai lama dan tuntutan zaman.  Dalam pusaran ketegangan ini, tumpang tindih kepentingan antara global dan lokal menciptakan mitos baru yang semakin menyulam kompleksitas sejarah manusia. Dr...

Mikutopia: Destinasi Baru yang Menggerakkan Pariwisata dan UMKM Lokal

Gambar
Keramaian pengunjung di Destinasi Mikutopia BATU, — Destinasi wisata baru di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yakni Mikutopia, sukses menarik perhatian ribuan wisatawan sejak resmi dibuka.  Setiap hari, destinasi wisata yang mengelola lahan tanah kas desa seluas sekitar tujuh hektar ini ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. Fenomena ini membawa angin segar bagi perekonomian warga sekitar. Kehadiran pengunjung yang membludak terutama di masa liburan, berdampak positif terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitarnya. Selain itu, beragam unggahan dari pengunjung dan selebgram di platform TikTok, Facebook, dan Instagram turut mempercepat viralnya destinasi ini. Para wisatawan sedang eksplor Mikutopia, destinasi wisata baru yang bikin kamu penasaran! Humas Mikutopia, Brian Kenendra, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan saat long weekend mencapai puncak dengan occupancy sekitar 3.000 hingga 4.000 orang per h...

Halal Bihalal RT 33 Sekar Putih, Desa Pendem: Mempererat Silaturahmi dan Menjaga Budaya

Gambar
Pada Sabtu malam, 4/4/2026, warga RT. 33, RW. 08, Sekar Putih, Desa Pendem berkumpul dalam acara halal bihalal yang penuh kehangatan dan sarat makna. Dalam sambutannya, Tri Wahyuwono Effendi, Kepala Desa Pendem, menyampaikan pesan budaya dan solidaritas yang menjadi pondasi masyarakat Timur. Tri Wahyuwono Effendi menegaskan bahwa tradisi halal bihalal adalah bagian penting dari budaya Timur yang wajib dilestarikan.  Ia mengakui keterbatasan waktu dan ruang untuk mengunjungi satu per satu rumah warga, namun lewat acara ini, dirinya bersama jajaran pemerintah desa secara tulus menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat RT 33, Sekar Putih, Desa Pendem. “Ini adalah bentuk penghormatan dan rasa saling memaafkan yang menjadi inti dari tradisi kita. Mohon maaf lahir dan batin dari kami semua,” ujarnya penuh rasa tulus. Selain itu, Kepala Desa juga menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif melalui grup media sosial RT. 33 sebagai saran...

Menyusuri Sunyi: Tubuh, Diam, dan Lubang Kesunyian dalam Latihan Panji Sepuh

Gambar
Karya: Eko Windarto  Di balik gerak yang lambat dan hening Tersembunyi perjalanan tanpa kata Tubuh bukan sekadar bayang tak berarah Melainkan ladang jiwa yang menapak sunyi Menyulam ingatan dalam gulungan kain tersulam nasib Tubuh-tubuh itu bernapas dalam ritme purba Menjelajah waktu tanpa peta  Setiap jejak adalah bisu yang berbicara Mengundang kita melebur dari pengamat bisu Menjadi sepotong cerita yang bergerak bersama Diam hadir bukan kosong melata Namun kepenuhan makna tak terbisikkan Sosok duduk bersila di jantung ruang itu Menggetarkan sunyi  Di sana, bahasa menjadi harmoni  Setiap gemerisik kain, langkah yang menyapa lantai Bayang yang menari di celah sinar remang adalah mantra yang mengikat hati terpejam Mengajari kerendahan bahwa tak semua perlu kata Ada wilayah batin yang hanya bisa dihormati dengan hening Lalu kita terjerembab ke lubang kesunyian Bukan celah dunia, melainkan celah jiwa Tempat bising sirna, identitas mencairkan rasa Batas meleb...

Pemdes Beji Fokus Tekan Angka Stunting Lewat Posyandu ILP dan Dana APBDes

Gambar
BATU -- Pemerintah Desa (Pemdes) Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, terus menunjukkan komitmen serius dalam menurunkan angka stunting dengan mengoptimalkan peran Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Langkah strategis ini didukung dengan alokasi anggaran khusus dari APBDes, yang difokuskan pada peningkatan kesehatan ibu hamil, balita, hingga lansia. Kepala Desa Beji, Deni Cahyono, mengungkapkan bahwa Posyandu ILP di desanya melayani seluruh siklus kehidupan mulai dari ibu hamil, balita, remaja, usia dewasa, hingga lansia. Pemerintah desa juga melakukan supervisi dan pembinaan rutin bersama Dinas Kesehatan Kota Batu untuk memastikan kualitas layanan dasar tetap terjaga. “Fokus utama kami adalah kesehatan ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Posyandu memberikan layanan pemeriksaan seperti pengukuran tekanan darah, berat badan, lingkar lengan atas (LILA), serta pemantauan tumbuh kembang janin,” ujar Deni kepada awak media, Selasa (31/3/2026). Pemdes Beji memanfaatk...