Postingan

Disnaker Probolinggo Gelar Perundingan Tripartit, Kuasa Hukum PHK Sepihak Beri Apresiasi

Gambar
Saat Perundingan antara Bank Muamalat dan Karyawan Disnaker Kota Probolinggo  Probolinggo, — Perselisihan hubungan industrial antara pekerja dan pihak Bank Muamalat memasuki tahap perundingan tripartit pada Kamis, 30 April 2026 lalu. Perundingan yang digelar di kantor Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Probolinggo, Jalan Slamet Riyadi No. 20, Kanigaran, berjalan dengan suasana awal yang kondusif. Namun, sempat terhenti ketika perwakilan Bank Muamalat menyampaikan keberatan atas kehadiran jurnalis yang hendak meliput proses tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Disnaker Kota Probolinggo dalam memfasilitasi penyelesaian sengketa antara pekerja dan manajemen Bank Muamalat. Dalam perundingan tersebut, Disnaker melakukan klarifikasi terhadap poin-poin perselisihan yang diajukan oleh kedua belah pihak. Kuasa hukum pekerja dari Maha Patih Law Office, Andi Rachmanto, S.H., secara tegas menyatakan keberatannya terhadap pemutusan hubungan kerja (PHK...

Satreskrim Polres Batu Tegaskan Kasus Judi Online Tetap Berjalan, Tanpa Uang Damai

Gambar
Kasatreskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto, S.M., M.M memberikan klarifikasi kepada awak media terkait kasus judi online. BATU, — Satreskrim Polres Batu memberikan klarifikasi resmi terkait penanganan kasus dugaan perjudian online (judol) yang menjerat AR (26), warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu. Kasus ini dikonfirmasi tetap diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku, sekaligus membantah isu adanya praktik transaksi atau uang damai. Kapolres Batu, AKBP Dr. Aris Purwanto melalui Kasat Reskrim AKP Joko Suprianto menyatakan, penanganan perkara berawal dari laporan masyarakat pada 19-21 April 2026 yang kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif. “Tersangka kami amankan di kawasan Wisata Kusuma Agro pada 21 April sekitar pukul 23.00 WIB,” jelas AKP Joko, Minggu, 26/4/2026. Dalam pemeriksaan, terduga pelaku didapati mengakses judi online jenis slot melalui telepon genggam pribadinya.  Barang bukti berupa satu unit handphone dan histori akses situs judi suda...

Malang Melijau, Arek Lawang Menanam

Gambar
Pada hari Jum'at tanggal 24 April 2026 Muspika kecamatan Lawang menggelar kegiatan penghijauan di wilayah dusun Mendek desa Srigading kecamatan Lawang kabupaten Malang.  Kegiatan penghijauan ini diberi nama Malang Melijau ( Masyarakat Lawang Menanam, melindungi dan menghijaukan lingkungan) sebagai upaya mendukung program Indonesia Asri. "Kegiatan ini kami laksanakan untuk kali kedua. Sebelumnya di Desa sidoluhur, dan kemarin tanggal 24 April 2026 kami laksanakan di dusun Mendek desa Srigading," ungkap Camat Lawang Nur Soleh Hidayat, S.STP., M.M. Sebanyak 200 orang peserta penghijauan berasal dari unsur muspika Lawang beserta anggota dan staf, kades/lurah se kecamatan Lawang. Termasuk juga perwakilan perusahaan Molindo, Otsuka, Minatex, perwakilan dari PGL, Arela, GKJW, kader kesehatan desa Srigading dan masyarakat dusun Mendek. Jumlah pohon yang ditanam pada kegiatan tersebut sebanyak 300 batang terdiri atas bibit pohon buah nangka dan tanaman kera...

Camat Bumiaji Apresiasi Kopi Embongan sebagai Wadah Kreasi Musisi Disabilitas, Brain Wash Ikut Bangga

Gambar
Camat Bumiaji, Thomas Maido, S.Sos bermain musik bersama musisi penyandang disabilitas Kopi Embongan BATU, — Kopi Embongan, yang berlokasi di Jalan Raya Punten, Kecamatan Batu, Kota Batu, mendapatkan apresiasi dan dukungan penuh dari Camat Bumiaji, Thomas Maido, S.Sos. Selain menyajikan berbagai makanan dan minuman, termasuk beragam jenis kopi, soto, dan gorengan, tempat ini juga menyediakan fasilitas lengkap alat musik band dengan harga yang terjangkau. “Saya mengapresiasi sekaligus mendukung keberadaan Kopi Embongan karena tempat ini menjadi wadah bagi musisi penyandang disabilitas di Kota Batu untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya,” ujar Thomas Maido saat ditemui awak media, Selasa (21/4/2026). Menurut Camat Bumiaji, Kopi Embongan saat ini berfungsi sebagai sarana dan prasarana untuk berkumpul, berdiskusi, serta bermain musik bersama, baik oleh pengunjung maupun musisi penyandang disabilitas. “Pengunjung bisa request lagu dan bernyanyi bersama saudara-saudara kita y...

Nostalgia Merayakan Hari Kartini: Dari Kebaya, Lomba dan Doa

Gambar
  Oleh: Eko Windarto  Hari Kartini selalu membawa kilas balik manis masa kecil, terutama kenangan seru saat lomba Kartinian di sekolah. Ada yang semangat berdandan kebaya, ada juga yang malas ribet. Tapi di balik semua itu, ada doa-doa tulus yang kita selipkan untuk masa depan dan perjuangan perempuan Indonesia. Yuk, kita ingat kembali serunya Hari Kartini dengan cara santai dan penuh canda, sekaligus refleksi atas makna hari penting ini. Mengenang Kemeriahan Hari Kartini di Sekolah Dasar Tanggal 21 April menjadi momen spesial yang kita kenal sebagai Hari Kartini, waktu berharga untuk mengenang perjuangan perempuan Indonesia dalam meraih kesetaraan dan kemerdekaan berpikir. Tapi, kalau ngomongin soal Kartini, rasanya nggak lengkap kalau nggak flashback ke masa SD. Ingat nggak sih, dulu pas Hari Kartini, kalian termasuk “tim kebaya siap tempur” atau “tim santai, mager repot”? Tim Kebaya vs Tim Santai: Duel Abadi Hari Kartini Buat yang semangat berdandan kebaya, past...

Guru dan Seni Mengajar: Mengubah Ruang Kelas Menjadi Ladang Kreasi

Gambar
Oleh: Eko Windarto  Guru bukan sekadar soal pintar atau tidak, melainkan seni seorang guru dalam memberi ruang leluasa berkreasi bagi setiap murid, tanpa memandang potensi. Artikel ini mengajak kita merenungi peran guru sebagai fasilitator, mengubah paradigma pendidikan dari sekadar transfer ilmu menjadi ruang ekspresi dan pengembangan diri. Melebihi Definisi “Pintar” dalam Pendidikan Pernahkah Anda membayangkan seorang guru adalah senopati (panglima) besar dalam peperangan pendidikan—tidak hanya mengandalkan kecerdasan untuk menang, tapi juga bagaimana ia memberi ruang strategis bagi anak didiknya berkembang? Persis seperti itulah guru dalam ruang kelas modern saat ini.  Guru di medan perang pendidikan mungkin tampak jauh dari definisi “pintar” yang biasa kita kira. Namun, yang sebenarnya menjadi kunci adalah bagaimana ia memberi ruang bagi setiap anak didiknya untuk berkarya, berinovasi, dan mengekspresikan potensi masing-masing. Guru sebagai Senopati: Fasilitato...

Semangat Demokrasi dalam Catatan Kecil Yani Handoko

Gambar
Dari kanan Syamsu Soed sebagai moderator, Yani Handoko penulis buku Catatan Kecil dan Prof. Dr. Wahyudi  Buku karya Yani Handoko mendapat sorotan dari Prof. Dr. Wahyudi karena menyuarakan pentingnya perjuangan demokrasi dan peran masyarakat sipil di Indonesia dalam peluncuran bukunya "Catatan Kecil" di Galeri Raos, Pondok Seni Batu, Sabtu, 18/4/2026. Melalui pengalaman sebagai jurnalis, aktivis, anggota DPRD, hingga wiraswasta, Yani Handoko menggambarkan kompleksitas kehidupan politik dan sosial bangsa yang tidak selalu berjalan mulus.  "Buku ini bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga panggilan reflektif untuk terus memperjuangkan keadilan dan keseimbangan di tengah dinamika nasional," ungkap Prof. Dr. Wahyudi. Dalam sebuah perbincangan yang penuh wawasan, Prof. Dr. Wahyudi memberikan ulasan mendalam tentang buku karya Yani Handoko yang berjudul "Catatan Kecil Tetapi Semangat Sangat Besar".  Buku ini dianggap sebagai refleksi penting terkait ...