Postingan

PHK Sepihak Bank Muamalat: Mediasi Molor, Pihak Bank Absen Tanpa Kabar

Gambar
Kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan PT Bank Muamalat Indonesia kini menjadi sorotan setelah salah satu karyawannya, yang dikenal sebagai ‘MD’, melayangkan gugatan atas tindakan tanpa prosedur yang melibatkan ketiadaan surat peringatan (SP) dan minimnya ruang bagi pekerja untuk menyampaikan keberatan atau sanggahan. Melalui kuasa hukumnya dari Maha Patih Law Office, ‘MD’ mengajukan aduan sengketa ketenagakerjaan tahap Tripartit ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Malang, usai proses Bipartit gagal mencapai kesepakatan pada Jumat, 6/3/ 2025. Andi Rachmanto, S.H, Managing Partner Maha Patih Law Office, menegaskan bahwa hari ini seharusnya menjadi momen mediasi Tripartit. Sayangnya, pihak Bank Muamalat tidak hadir tanpa memberikan konfirmasi sama sekali.  "Kami datang tepat waktu pukul 09.00, menunggu dua jam, hingga akhirnya kami meminta dibuatkan berita acara dan meminta Disnaker untuk menjadwalkan ulang serta mengirimkan undangan baru. Kami ...

Kapal Selam Fateh: Mukjizat Bawah Laut Iran dan Dinamika Ancaman Global

Gambar
Sumber gambar: Pixel  Oleh: Eko Windarto  Iran baru-baru ini menempatkan kapal selam kelas Fateh sebagai senjata unggulan dalam arsenal pertahanannya. Dipercaya mampu menenggelamkan kapal induk Amerika Serikat di perairan pesisir, kapal selam ini menambah dimensi baru dalam perhitungan strategis global, khususnya di Teluk Persia. Ditambah dengan rudal balistik anti-kapal yang juga dimiliki Iran, ancaman ini bukan hanya soal teknologi, tapi juga pesan politik yang kuat di panggung dunia. Kapal Selam Fateh: Si Kecil yang Berbahaya Dalam belantara persaingan kekuatan tinggi di dunia militer modern, kehadiran kapal selam kelas Fateh milik Iran mencuri perhatian. Kapal selam ini diklaim mampu menghadapi kapal perang superpower, terutama kapal induk Amerika Serikat. Keunggulan teknologi domestik Iran berhasil menciptakan kapal selam diesel-listrik kecil dan cepat yang dilengkapi sistem sonar canggih serta senjata torpedo dan rudal anti-kapal. Ancaman Bawah Laut bagi Kapa...

Makan Bergizi Gratis: Lebih dari Sekadar Kenyang

Gambar
Oleh: Eko Windarto  Program makan bergizi gratis sering dianggap sebagai cara sederhana untuk mengatasi masalah lapar anak-anak di sekolah. Namun, kenyataannya jauh lebih dalam. Makan bergizi bukan hanya mengisi perut, tapi soal keamanan pangan, edukasi gizi, dan investasi masa depan bangsa. Sebagai orang tua dan jurnalis, saya mengajak kita semua untuk memandang program ini dengan lebih serius demi generasi yang sehat dan cerdas. Kalau bicara soal makan bergizi gratis di sekolah, banyak yang langsung mengaitkan ini dengan “anak-anak lapar jadi kenyang.” Ya, itu memang penting. Tapi, kalau cuma kenyang doang tanpa mikirin kualitas dan keamanan makanan, apakah cukup? Jangan-jangan kita cuma menutupi masalah dengan solusi sementara yang tampaknya manis di permukaan. Kenyang Itu Penting, Tapi Bergizi dan Aman Itu Wajib Bayangkan kalau anak-anak kita hanya diberi makanan apa saja asal boleh masuk ke perut. Nutrisi kurang, atau malah ada bahan berbahaya dalam makanan itu, bu...

Sujud Rindu: Tarian Cinta Ilahi

Gambar
Karya: Eko Windarto  Sujud Rindu, tarian lembut menguntai tasbih Bak kelopak mawar menari dalam bisu munajat Langkahnya bagai sungai mengaliri sawah-sawahNya Menguntai makna, menyulam benang-benang cintaNya Berbalut sutra rindu yang berkilau lembut, Alunan musik laksana desir angin di lembah taqwa Tanganmu menari, bagai rama-rama mengepak sayap kasihNya Laksana embun yang jatuh di pucuk daun pagi, menyucikan jiwa Setiap lekukkan tubuhmu adalah ayat suci yang tak pernah pudar Biarlah tarian ini menjadi mihrab rahasia Tempat doa-doa menari bersama cintaNya yang tak pernah usai Batu, 18 Januari 2026 Catatan:  Puisi di atas dibacakan santri dan santriwati waktu Haflah Akhirussanah

Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno Tutup Usia, Keinginan Akhir Meninggal di Rumah Tercapai

Gambar
Jakarta, 2 Maret 2026 — Bangsa Indonesia kembali berduka atas berpulangnya Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Try Sutrisno, yang meninggal dunia pada pagi hari ini pada usia 90 tahun. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya sekitar pukul 06.58 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Putra Try Sutrisno, Ir. Taufik Dwi Cahyono M.Sc, A.E, mengungkapkan bahwa sang ayah sempat menyatakan keinginan untuk mengakhiri hidupnya di rumah, sebuah harapan yang akhirnya bisa terwujud meskipun menjelang akhir hayatnya harus mendapat perawatan di rumah sakit.  “Ayah saya tetap berjuang demi negara sampai detik terakhir,” ujar Taufik saat memberikan keterangan di RSPAD. Jenazah Try Sutrisno saat ini disemayamkan di rumah duka yang berlokasi di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat. Rencananya, almarhum akan dimakamkan secara kenegaraan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Senin siang hari ini.  Sebelum pemak...

Mokel, Godin, dan Istilah Puasa yang Bikin Ramadhan Makin Seru: Memahami Tradisi dan Bahasa Gaul di Bulan Suci

Gambar
Oleh: Eko Windarto  Ramadhan bukan cuma tentang menahan lapar dan dahaga, tapi juga kaya akan tradisi serta istilah unik yang muncul dan melekat di masyarakat kita. Tahun 2026 ini, istilah-istilah seperti mokel, mokeh, godin, hingga tempus kembali ramai dibicarakan. Apa sebenarnya makna di balik kata-kata tersebut? Mari kita ulas dengan gaya santai dan reflektif, sekaligus sedikit humor agar puasa kita tidak sekadar berhenti di perut yang lapar, tetapi juga di pikiran yang segar dan jiwa yang ringan. Bahasa Puasa: Lebih dari Sekadar Menahan Lapar Setiap Ramadhan, masyarakat Indonesia tak hanya sibuk menyiapkan takjil atau tarawih, tapi juga tanpa sadar menggunakan beragam istilah yang berputar di lingkar sosial dan budaya. Bahasa adalah cermin dari jiwa kolektif, dan kata-kata seperti mokel dan godin adalah contoh nyata bagaimana bahasa lokal dan gaul saling mempengaruhi, memberi warna tersendiri dalam tradisi puasa. Menurut data survei kebudayaan lokal yang dilakukan o...

Lubang Raksasa di Aceh Tengah: Fenomena Alam yang Meluas dan Mengundang Perhatian

Gambar
Oleh: Eko Windarto  Fenomena lubang raksasa yang terjadi di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, tengah menjadi sorotan publik dan ilmuwan. Bukan lubang biasa yang sering kita temui di jalanan, lubang ini memiliki ukuran yang luar biasa besar—menjangkau lebih dari 30.000 meter persegi atau sekitar 3 hektare. Lubang yang terus meluas ini mengancam permukiman warga di sekitar kampung Pondok Balik. Lokasi yang sekitar 43 kilometer dari pusat kota ini, jika ditempuh dengan mobil, perlu waktu sekitar satu jam. Namun waktu tempuh bukanlah satu-satunya hal yang membuat fenomena ini mencuri perhatian; keunikan dan risiko yang dibawa lubang ini jauh lebih krusial bagi masyarakat dan pemerintah setempat. Riwayat Pergerakan Tanah yang Terus Berlanjut Sejarah pergerakan tanah di wilayah ini telah tercatat sejak tahun 2011. Selama lebih dari satu dekade, tanah longsor yang terjadi terus menunjukkan perkembangan serius dengan memperlebar area terd...