Kesepakatan Dagang AS-Indonesia: Peluang atau Tantangan?
Sumber foto: CNBC Indonesia Oleh: Eko Windarto Kesepakatan dagang resiprokal antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden RI Prabowo Subianto membuka babak baru dalam hubungan ekonomi kedua negara. Dengan tarif barang Indonesia ke AS yang turun menjadi 19 persen dan penghapusan tarif lebih dari 99 persen produk AS ke Indonesia, kesepakatan ini membawa angin segar sekaligus memunculkan kekhawatiran. Apakah ini kemenangan bagi ekonomi Indonesia, atau justru jebakan baru bagi kedaulatan nasional? CORE Indonesia bahkan menilai kesepakatan ini sebagai bentuk eksploitasi ekonomi baru oleh AS yang bisa menodai marwah dan independensi Indonesia dalam mengelola ekonomi. Mari kita telaah bersama berbagai sisi kompleks dari kesepakatan ini. Dunia perdagangan internasional memang penuh dengan tawar-menawar yang kadang menyisakan tanda tanya besar di benak publik. Ketika Presiden Donald Trump dan Presiden Prabowo Subianto mengumumkan kesepakatan dagang resiprokal antara...