Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh. Mau nawarin buku kumpulan ESAI saya di Kompasiana dengan harga Rp 60.000. Monggo yang berminat langsung WA saya di dalam cover ini.
Suela, 2 Oktober 2025 – Pemerintah Desa Puncak Jeringo, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, di bawah kepemimpinan Penjabat Sementara (PjS) Kepala Desa Mulyadi, berkomitmen menjaga akuntabilitas pengelolaan dana desa. Hal ini dibuktikan dengan pemasangan imbauan terbuka bertuliskan: “Jangan main-main dengan uang rakyat. Dana desa untuk membangun desa, bukan untuk dikorupsi,” yang dipasang di sejumlah lokasi strategis desa. Imbauan ini ditujukan bukan hanya bagi perangkat desa dan lembaga masyarakat, tetapi juga seluruh warga agar bersama-sama mengawal penggunaan dana desa sesuai aturan yang berlaku. Mulyadi menegaskan, keterbukaan dan disiplin dalam pengelolaan anggaran menjadi kunci utama agar manfaat dana desa benar-benar dirasakan seluruh masyarakat. "Dana desa adalah amanah rakyat. Tidak boleh ada celah penyalahgunaan. Transparansi dan pengawasan bersama menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan maksimal," ujar Mulyadi saat ditemui di kantor Desa Punc...
“Tak Sengguh Kemanten Anyar” (2025) — Anang Prasetyo mempersembahkan karya ini sebagai simbol pergulatan batin dan pencarian jati diri dalam menghadapi transformasi hidup. Dengan teknik impasto dan perpaduan warna merah marun serta gelap, lukisan ini mengundang penikmatnya untuk menyelami ketidakpastian dan keheningan spiritual yang mendalam. Oleh: Eko Windarto Melukis bukan semata soal menghasilkan karya visual yang indah. Bagi Anang Prasetyo, seni lukis adalah medium untuk berbicara kepada jiwa dan mengajak penikmatnya terlibat dalam dialog batin yang mendalam. Seolah kanvas menjadi ruang sakral tempat pikiran dan perasaan bertaut, menari dalam warna dan bentuk. Di era serba digital dan cepat, seni lukis seperti ini ibarat oase spiritual. Di tengah kebisingan media sosial dan konsumsi budaya yang instan, karya Anang hadir sebagai pengingat bahwa seni sejati lahir dari ketulusan dan kedalaman pencarian manusia atas jati diri dan keberadaan. Tak Sengguh Kemanten Anyar: Jud...
Oleh: Eko Windarto Dalam surat resmi yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Gubernur Jawa Timur, Walikota Batu, dan Ketua DPRD Kota Batu, Yayasan Ujung Aspal (YUA) Propinsi Jawa Timur yang diketuai oleh Alex Yudawan telah menyoroti pentingnya evaluasi terhadap kinerja, kompetensi, dan kebutuhan Sekretaris Kota Batu (Sekda), Rabu, 21/5/2025. Sekretaris Daerah (Sekda) merupakan jabatan strategis yang memiliki peranan yang sangat penting dalam struktur pemerintahan daerah, terutama di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota. "Dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, tugas dan wewenang Gubernur sebagai wakil pemerintahan pusat terbagi dalam beberapa bidang, termasuk hukum, perencanaan, pemerintahan, pembinaan, dan pengawasan," beber Alex. Dalam konteks ini, Gubernur memiliki kewenangan untuk menunjuk dan menyetujui pejabat Sekretaris Daerah (Sekda), sebagai implementasi dari fungsi pengawasan dan kedudukan daerah Provinsi ...
Komentar
Posting Komentar