Mariyono Pamit, Mujiono Sambut Tantangan Ketua RT 33 Dusun Sekar Putih
Setelah menjalankan tugas mulia selama delapan tahun, Ketua RT 33 RW 08 Dusun Sekar Putih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Bapak Mariyono menyatakan pamit dari jabatannya.
Dalam suasana musyawarah yang hangat dan penuh kekeluargaan, warga RT 33 bersepakat mengantarkan perubahan kepemimpinan. Ketua RT baru, Mujiono, mengajak seluruh warga untuk bersinergi dan bergotong-royong demi kemajuan dan kenyamanan lingkungan bersama.
Delapan tahun adalah rentang waktu yang tidak sebentar untuk mengemban amanah sebagai Ketua RT.
Begitulah yang diungkapkan Mariyono saat memberikan pamitnya sebagai Ketua RT 33 RW 08 di Dusun Sekar Putih, Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu pada hari Jumat, 23/1/2026. Sebuah perjalanan panjang yang penuh dedikasi, keberanian, dan ketulusan hati dalam melayani warga.
Meski musyawarah yang digelar diisi oleh sekitar 62 warga, yang memang memenuhi syarat kuorum, Mariyono tetap menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan kehadiran tersebut.
"Alhamdulillah, yang hadir sudah cukup mewakili, dan saya percaya keputusan ini sudah tepat," katanya dengan rasa syukur yang tulus.
Tidak lupa juga ia menyampaikan salam hangat kepada seluruh warga RT 33, serta menyampaikan pesan dari Pak Kasun Dusun Sekar Putih yang berhalangan hadir karena ada rapat Koperasi Merah Putih yang juga melibatkan Pak RW dan aparat terkait.
Mengenai laporan keuangan, Bendahara RT 33, Achmadi Yudha, menyampaikan angka-angka yang menggambarkan dinamika keuangan selama bulan Desember 2025. Dari total pemasukan sebesar Rp1.215.500 ditambah iuran kas dan dana kematian sebesar Rp305.000, pengeluaran untuk kebutuhan warga seperti pembayaran uang kematian tiga bulan mencapai Rp210.000. Pembangunan fasilitas juga mendapat perhatian serius, dengan pengadaan tiang lampu jalan dan biaya pengelasan sebesar Rp150.000 serta pembelian empat paket lampu penerangan jalan seharga Rp95.000. Hingga akhir periode, total sisa anggaran yang tercatat Rp1.065.500 menjadi bekal bagi kelangsungan program berikutnya.
Menyambut tongkat estafet kepemimpinan, Ketua RT baru, Mujiono, tampil dengan optimisme yang membara.
Dalam kesempatan pertama sebagai pemimpin RT, ia menyampaikan harapan besar agar seluruh warga RT 33 bisa terus menjalin interaksi yang erat, menjaga kebersamaan, serta membangun semangat gotong-royong demi menghadapi tantangan yang mungkin akan datang.
"Saya tidak akan bisa berjalan sendiri. Tanpa dukungan dan keterlibatan aktif dari warga, saya percaya posisi ini hanya sebuah titel tanpa arti," ujar Mujiono dengan penuh semangat.
Penulis: Win
Komentar
Posting Komentar