Peletakan Batu Pertama Gerai Koperasi Merah Putih Desa Pendem

Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto sedang meletakkan batu pertama di pembangunan gerai Koperasi Merah Putih Desa Pendem 

Kota Batu, Jumat - Peletakan batu pertama pembangunan gerai Koperasi Merah Putih di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu berlangsung khidmat di lokasi di sebelah Polindes, Jalan Tegal Gondo pada hari Jumat (2/1/2026). 

Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah yang melibatkan sinergi Pemerintah Desa Pendem, Pemerintah Kota Batu, TNI Kodim 0818, Polres, Polsek dan berbagai instansi terkait dalam upaya mempercepat pembangunan ekonomi berbasis koperasi di tingkat desa.
Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto, bersama OPD, TNI, Polri, Kades Pendem Tri Wahyuono Efendi, saat pecah tumpeng untuk menandai peletakan batu pertama di Koperasi Merah Putih Desa Pendem 

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pendem, Tri Wahyuono Efendi, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kota Batu yang diwakili oleh Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto, serta dukungan seluruh OPD, TNI, Polri, dan tokoh masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan tersebut.

“Dengan peletakan batu pertama ini, kita berharap menjadi titik awal sekaligus kesaksian sejarah dalam pelaksanaan investasi nomor 17 yang menjadi program prioritas. Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi wadah penggerak ekonomi masyarakat Desa Pendem, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Tri.

Lebih lanjut, Kades Pendem menegaskan bahwa meskipun Kota Batu dikenal sebagai kota pariwisata, Desa Pendem secara demografis masih didominasi masyarakat pertanian dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 13.500 jiwa dan 4.300 Kepala Keluarga (KK). 

Oleh sebab itu, koperasi merupakan instrumen penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa serta menyelaraskan aspirasi dan program pemerintah pusat seperti Asta Cita yang digagas oleh Presiden.

“Koperasi ini juga menjadi salah satu wujud komitmen untuk menegaskan kesinambungan dan keberpihakan pemerintah desa terhadap masyarakat, serta mengaplikasikan program pembangunan secara terintegrasi dari tingkat pusat hingga desa,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kodim 0818, Letkol Infanteri Bayu Nugroho, menyampaikan keterlibatan TNI dalam mendukung percepatan pembangunan gerai koperasi. 

Ia menjelaskan bahwa proses pelaksanaan pembangunan ini dimulai sejak Oktober 2025 dan melibatkan tim Agrinas bersama 15 personel TNI yang bekerja ekstra untuk memastikan target penyelesaian dapat tercapai tepat waktu.

“Kami mendapat arahan langsung dari Wakil Panglima TNI dan Dirut Agrinas untuk memantau dan mendorong percepatan pelaksanaan pembangunan gerai koperasi di seluruh wilayah Jawa Timur. Saat ini sudah ada lebih dari 4.000 gerai yang sedang dalam tahap pembangunan, dengan target penyelesaian pada akhir Januari 2026,” ujar Bayu.

Ia juga menegaskan bahwa program pembangunan ini tidak membeda-bedakan wilayah, meskipun menghadapi tantangan geografis seperti di daerah rawa atau rumah panggung di Kalimantan, tetap dilakukan percepatan agar kesejahteraan masyarakat tersebar merata.

“Koperasi yang dibangun akan memiliki anggota minimal 500 orang per desa, meskipun di Desa Pendem jumlah penduduknya jauh lebih besar sehingga potensi anggota koperasi pun semakin besar,” tambahnya.

Wakil Walikota Batu, Heli Suyanto, yang hadir mewakili Walikota Batu, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin antara Pemkot Batu, TNI, serta masyarakat desa dalam mewujudkan gerai koperasi ini. 

Ia menyebutkan bahwa keberadaan koperasi di Desa Pendem menjadi sangat strategis mengingat lokasi desa berbatasan langsung dengan Kota Malang dan Kabupaten Malang, sehingga memperluas jangkauan dan distribusi produk lokal.

“Koperasi ini bukan hanya tempat berjualan sembako atau kebutuhan harian, tetapi akan menjadi pusat ekonomi desa yang mengakomodasi potensi unggulan seperti beras organik yang dihasilkan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat,” jelas Heli.

Dia juga membeberkan tantangan aksesibilitas yang perlu diperhatikan, seperti kepadatan lalu lintas di sekitar Jalan Tegal Gondo. Oleh karena itu, Pemkot Batu akan mengupayakan pelebaran jalan dan penataan wilayah sekitar untuk mendukung kelancaran aktivitas koperasi dan mengoptimalkan potensi yang ada.

“Kami berharap pelaksanaan gerai koperasi Merah Putih ini menjadi pilot project yang dapat direplikasi di desa-desa lain di Kota Batu sehingga menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan desa mandiri,” ujar Heli menutup sambutannya.

Penulis: Win

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PjS Kades Puncak Jeringo Tegaskan Dana Desa untuk Pembangunan, Bukan untuk Korupsi

Melampaui Kanvas: Bagaimana Anang Prasetyo Membuka Pintu Jiwa Melalui Seni

YUA dan OK-OCE Dorong Evaluasi Kinerja Sekda Kota Batu