Rudy Kuswoyo dan Semangat Baru Wong Batu Bersatu untuk Kota Batu
Saat penyerahan surat tugas oleh Ketua Wong Batu Bersatu Sulianto kepada Rudy Kuswoyo, Wakil Ketua yang baru dilantik
Rudy Kuswoyo resmi menjabat sebagai Wakil Ketua Wong Batu Bersatu (WBB), organisasi sosial yang peduli akan kemajuan dan pelestarian lingkungan Kota Batu, Sabtu, 17/1/2026.
Dengan semangat gotong royong dan fokus pada pemberdayaan masyarakat, terutama generasi muda, Rudy dan tim berencana menginisiasi berbagai gerakan sosial yang tidak hanya melestarikan alam tapi juga mengembangkan ekonomi lokal.
Dari penanaman pohon, kebersihan lingkungan, hingga pengembangan wirausaha berbasis UMKM, WBB siap menjadi garda terdepan dalam membangun Kota Batu yang lebih maju dan berkelanjutan.
Kota Batu, yang selama ini dikenal dengan pesona alam dan hasil pertaniannya, tengah berada di titik penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidup warganya.
Menyadari hal tersebut, Rudy Kuswoyo resmi dilantik sebagai Wakil Ketua Wong Batu Bersatu (WBB), sebuah organisasi yang fokus pada penguatan komitmen sosial dan pembangunan ekonomi berbasis komunitas.
Dalam wawancaranya, Rudy menegaskan bahwa kunci kemajuan Kota Batu adalah soliditas dan kerjasama antar teman-teman di WBB.
“Kita harus benar-benar solid, membangun komitmen bersama demi kemajuan Kota Batu,” paparnya.
Rudy juga menyoroti adanya tantangan dari perubahan iklim dan perkembangan ekonomi global yang memaksa kita semakin giat melestarikan lingkungan demi masa depan anak cucu.
Gerakan sosial yang dirintis WBB tak sebatas pada penanaman pohon. Rudy menjelaskan, “Kita akan turun langsung ke masyarakat dengan berbagai aktivitas, mulai dari bersih-bersih lingkungan, pengelolaan sampah, hingga memberikan edukasi kepada generasi muda dari tingkat SD hingga SMA tentang potensi pertanian yang kita miliki.”
Menurutnya, menjaga kebersihan sungai, makam, serta membantu anak yatim piatu menjadi bagian integral dari misi kami.
“Anak-anak di Kota Batu sudah memiliki fasilitas panti asuhan yang memadai, jadi kita fokus juga ke isu lingkungan yang sudah kurang bersahabat dengan kita,” tambah Rudy dengan senyum optimis.
Sekretaris WBB, Schaldy Maulidi Hidayat, ST.r.M., M.M., turut menyambut kehadiran Rudy dengan harapan besar.
Menurut Schaldy, kehadiran Rudy akan semakin menyemangati seluruh anggota untuk berkarya lebih optimal dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami berencana mengundang narasumber dari berbagai organisasi dan pembina yang sudah berpengalaman, agar pemuda di WBB bisa mendapatkan pengetahuan dan pengalaman berharga,” kata Schaldy.
Lebih jauh, Schaldy menyinggung tentang rencana pengembangan ekonomi lokal, khususnya melalui UMKM dan koperasi sebagai wadah para pemuda berkreasi dan berwirausaha.
“Program pembimbingan bisnis mikro ini diharapkan dapat membantu anggota kita tumbuh menjadi entrepreneur sukses yang bisa membuka lapangan pekerjaan baru,” ujarnya.
Semua ini dirancang untuk menggerakkan ekonomi Kota Batu secara berkelanjutan dengan semangat mandiri.
"Di tengah tantangan global, gerakan sosial yang menyatukan semangat lingkungan dan pengembangan ekonomi lokal seperti yang diusung WBB menjadi angin segar," sambungnya.
Wong Batu Bersatu dan timnya tidak hanya mengandalkan teori, tapi berusaha turun ke lapangan mempererat kebersamaan sekaligus memupuk jiwa kepedulian dan entrepreneurship.
Membayangkan anak-anak SD hingga SMA belajar langsung dari hasil bumi Kota Batu, aktif menjaga kebersihan sekitar, dan turut merasakan dampak positif ekonomi lokal, rasanya seperti skenario masa depan yang bukan hanya idealis tapi sangat mungkin terjadi.
Karena seperti kata Rudy, “Ini semua untuk anak cucu kita, supaya Kota Batu tak hanya maju, tapi juga lestari.”
Penulis: Win
Komentar
Posting Komentar