SMPN 1 Karangdowo Klaten Merayakan Ulang Tahun ke-61 dengan Semangat Kebhinekaan
Kepala Sekolah SMPN 1 Karangdowo, Sugeng Sihono, dalam puncak HUT ke-61 SMPN 1 Karangdowo (Dok. Pribadi)
SMPN 1 Karangdowo, Klaten merayakan ulang tahun ke-61 dengan penuh semangat dan kebhinekaan. Puncak acara perayaan ini adalah peresmian Masjid sekaligus peletakan batu pertama pembangunan tempat ibadah Hindu dan Gereja Kristen Katolik di lingkungan sekolah pada Senin (19/1) sebagai simbol edukasi kebhinekaan.
Rangkaian acara perayaan ulang tahun ini telah dimulai sejak tanggal 15 Januari dengan berbagai lomba , pentas seni, karnaval budaya, fasion show yang melibatkan seluruh siswa dan guru. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenali potensi siswa-siswi dan mengembangkan bakat mereka.
Kepala Sekolah SMPN 1 Karangdowo, Sugeng Sihono mengatakan bahwa peresmian tempat ibadah ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam mempromosikan kebhinekaan dan toleransi.
"Pembangunan ini merupakan bagian dari pendidikan karakter. Sekolah tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tetapi juga menanamkan nilai persatuan dan toleransi sejak dini," ujar Kepala Sekolah.
"Selain itu juga untuk memenuhi kebutuhan spiritual siswa,"tambahnya.
Kepala Sekolah juga menjelaskan bahwa pembangunan tempat ibadah tersebut merupakan hasil kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk para donatur, siswa, orang tua, dan tenaga pendidikan.
Peresmian tempat ibadah ini juga dihadiri oleh pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Mereka menyampaikan apresiasi atas inisiatif sekolah dalam mempromosikan kebhinekaan dan toleransi.
Puncak acara perayaan ulang tahun SMPN 1 Karangdowo ke-61 juga dimeriahkan dengan pertunjukan wayang kulit yang dibawakan oleh dalang cilik, seorang siswi berbakat dari sekolah tersebut. Penampilan ini memukau para hadirin dan menjadi salah satu highlight acara yang paling dinantikan. Dengan lakon yang menarik dan penguasaan panggung yang memukau, dalang cilik ini membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk berprestasi dan menunjukkan bakat.
Sementara, untuk mempertahankan kualitas pendidikan dan prestasi yang selama ini diraih, Kepala Sekolah menekankan pentingnya refleksi diri bagi seluruh stakeholder sekolah untuk mempertahankan prestasi.
"Kedepannya, semua pihak harus merefleksi diri masing-masing, mengidentifikasi kelemahan-kelemahan yang perlu diperbaiki, apakah itu kepala sekolah, guru, murid, maupun orang tua," katanya.
Dengan demikian, SMPN 1 Karangdowo dapat terus meningkatkan kualitas dan mempertahankan prestasinya.
Penulis: Eko Setyo
Editor; Ekowin
Komentar
Posting Komentar