Tari "SANG PENGEMBARA" Memukau di Desa Triharjo, Lampung Selatan



Pada tanggal 6 hingga 11 Januari 2026, Desa Triharjo, Merbau Mataram, Lampung Selatan, menjadi panggung magis bagi pertunjukan tari yang sarat makna: "SANG PENGEMBARA".

Tarian khas ini lahir dari puisi penuh jiwa berjudul "Rumah Sang Pengembara" karya Sawir Wirastho, yang dihidupkan kembali oleh penari utama Winarto Ekram dan dirangkaikan oleh alunan musik orisinal dari Cak Gik Arbanat.

Sebagai bagian dari SRAWUNG SENI SAWAH #5, sebuah festival seni yang bertujuan melestarikan dan mengangkat kekayaan budaya lokal, "SANG PENGEMBARA" hadir sebagai ekspresi perjalanan batin seorang pengembara. 

Melalui gerak dan harmoni, tarian ini menuturkan pencarian makna hidup, menelusuri lorong-lorong waktu dan ruang dalam tradisi budaya Lampung yang kaya.

Dalam balutan budaya Lampung yang kental, tarian ini bukan sekadar hiburan, tetapi sebuah pengalaman spiritual yang mengajak penonton meresapi kedalaman jiwa, sekaligus memperkuat jalinan identitas dan rasa cinta kepada warisan leluhur.

"SANG PENGEMBARA" adalah kisah yang berdenyut, mengalun halus, mengukir jejak dalam sanubari, membawa setiap insan pada renungan atas makna perjalanan hidup manusia.

Jangan lewatkan momentum berharga ini, saat seni dan budaya bersatu menghidupkan kisah pengembara yang abadi di pangkuan alam Lampung Selatan.

Penulis: Win

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PjS Kades Puncak Jeringo Tegaskan Dana Desa untuk Pembangunan, Bukan untuk Korupsi

Melampaui Kanvas: Bagaimana Anang Prasetyo Membuka Pintu Jiwa Melalui Seni

YUA dan OK-OCE Dorong Evaluasi Kinerja Sekda Kota Batu