Susi Pudjiastuti Sindir Usulan Kementerian Bencana DPR


Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, secara blak-blakan mengkritik usulan Komisi I DPR RI yang meminta pemerintah membentuk lembaga baru khusus menangani bencana alam. Kritik pedas tersebut disampaikan Susi melalui cuitannya di platform X (sebelumnya Twitter) pada Rabu (10/12/2025).

Susi menanggapi sebuah video dari Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, yang diunggah oleh pengguna X dengan akun @Mdy_Asmara1701. 

Dalam video itu, Utut mengusulkan pembentukan "Kementerian Bencana" kepada Presiden Prabowo Subianto. Usulan tersebut disampaikan dalam sebuah rapat antara Komisi I DPR dan Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, di Gedung DPR.

"Kalau Ibu (Meutya) bisa bicara sama Pak Presiden (Prabowo), ada perlunya juga disampaikan usulan pembentukan Menteri Penanggulangan Bencana. Jadi nanti ada Dirjen Longsor, Dirjen Banjir, Dirjen Angin Topan, dan Dirjen lainnya," ujar Utut dalam video yang beredar.

Unggahan cuplikan video itu kemudian mengundang respons dari pengguna X yang meminta pendapat publik terkait usulan pembentukan kementerian baru tersebut.

Menanggapi hal ini, Susi Pudjiastuti memberikan komentar pedas yang bernada sindiran. "His brain is a disaster," tulis pemilik maskapai penerbangan Susi Air itu, lengkap dengan emoji wanita menepuk jidat.

Cuitan Susi langsung mencuri perhatian warganet dan memicu beragam tanggapan. Sebagian besar pengikutnya menyambut sindiran tersebut dengan setuju. Ada juga yang menanggapi dengan gaya humor.

"Sekalipun dia punya otak, Bu," sahut seorang netizen disertai emoji tertawa.

"Di otaknya cuma pengadaan, bencana saja dipikirkan buat bikin kursi baru," tulis komentar lainnya, menyindir sikap oknum anggota legislatif yang dianggap lebih mengutamakan birokrasi daripada solusi nyata.

"Tampaknya bapak-bapak ini sedang bercanda di warung kopi. Asal bunyi, yang penting semua ketawa," ujar netizen lainnya.

Kritik pedas dari Susi Pudjiastuti mencerminkan kekecewaannya terhadap wacana pembentukan kementerian baru yang dinilai tidak efektif dan berpotensi menambah tumpukan birokrasi tanpa solusi konkret untuk penanggulangan bencana.

Penulis: Win

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Belajar: Warisan Purnawirawan Letkol Sukamto untuk Anak-Anak Sekitar

PjS Kades Puncak Jeringo Tegaskan Dana Desa untuk Pembangunan, Bukan untuk Korupsi

Melampaui Kanvas: Bagaimana Anang Prasetyo Membuka Pintu Jiwa Melalui Seni