Sujud Rindu: Tarian Cinta Ilahi


Karya: Eko Windarto 

Sujud Rindu, tarian lembut menguntai tasbih
Bak kelopak mawar menari dalam bisu munajat
Langkahnya bagai sungai mengaliri sawah-sawahNya
Menguntai makna, menyulam benang-benang cintaNya

Berbalut sutra rindu yang berkilau lembut,
Alunan musik laksana desir angin di lembah taqwa
Tanganmu menari, bagai rama-rama mengepak sayap kasihNya
Laksana embun yang jatuh di pucuk daun pagi, menyucikan jiwa
Setiap lekukkan tubuhmu adalah ayat suci yang tak pernah pudar
Biarlah tarian ini menjadi mihrab rahasia
Tempat doa-doa menari bersama cintaNya yang tak pernah usai

Batu, 18 Januari 2026

Catatan: 

Puisi di atas dibacakan santri dan santriwati waktu Haflah Akhirussanah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Belajar: Warisan Purnawirawan Letkol Sukamto untuk Anak-Anak Sekitar

PjS Kades Puncak Jeringo Tegaskan Dana Desa untuk Pembangunan, Bukan untuk Korupsi

Melampaui Kanvas: Bagaimana Anang Prasetyo Membuka Pintu Jiwa Melalui Seni